Malam ini….3
![]() |
kota-imaji.blogspot.com |
Pagi ini kau sapa aku dengan senyum manismu, kau panggil
aku dengan suara merdumu, kau suguhi aku kekuatan yang selama ini hilang kala
tak ada lagi kata yang kau ucapkan. Lama aku menunggu hari ini, satu, dua, tiga
detik berlalu menjadi menit, berganti jam, hari berlalu menjadi minggu,
minggupun berganti menjadi bulan hingga aku lupa kapan terakhir kali kau
menyapa.
Yang hilang yang pergi terasa kembali, yang sakit, yang
luka terasa sembuh kembali, meski aku masih menutupinya, dengan sejuta rasa aku
tetap tak memandangmu, mencoba tak mendengarkan suaramu yang membuatku lebur
dalam kegilaanku.
Aku
masih bisu, terdiam dalam malu, Ah, Jaim hehehe….
Sorry, mungkin kau tahu rasanya jadi diriku saat itu, aku masih belum bisa
terbiasa saat kau ada. Aku orang yang biasa yang tak bisa terbiasa saat kau
ada.
Malam
ini….
Aku
tak pernah menyangka, aku tak pernah tahu sebelumnya. Maaf, malam ini aku membaca diarymu
tanpa sepengetahuanmu. Dari situ aku dapatkan segalanya, dari itu aku tahu
semuanya, tentangmu, tentang rasa, tentang cinta, tentang mimpi, tentang
cita-cita tentang semuanya.
Ku temukan diarymu di rak buku itu, sempat ku nikmati
tiap-tiap lembarnya detik-detiknya terdokumentasikan dan sukar untuk aku
hilangkan, satu persatu aku membukanya, membacanya, dan hanyut di dalamnya.
Maaf, ku akui aku salah, aku tak berani mengatakannya
padamu sekarang, aku takut membuatmu kecewa dan membuat persahabatan menjadi
berantakan, namun kamu pasti akan lebih kecewa jika aku tak mengatakannya
sekarang. Maaf, aku ingin waktu yang menunjukkannya padamu.
Malam ini…..
Mungkin ku ukir
kesalahan fatal dalam hidupku, namun dari itu aku mampu melihat semuanya tanpa
ada sesuatu yang menghalanginya. Dari situ aku temukan senyuman yang tak akan
pernah bisa hilang, kutemukan tawa yang akan mengiringiku selamanya, aku
temukan curhatmu yang tak terasa membuat gundah, resah, delisah dan
menggetarkan hatiku, kutemukan bintang yang akan tetap bersinar meski di siang
hari, kutemukan cita-cita, kutemukan mimpimu yang kau jaga dari orang tuamu,
kutemukan cinta dari hati yang tersenyum dibalik luka, kutemukan dirimu, dan ku
temukan kenangan indah saat bersamamu.
Dari
situ seakan butiran butiran asa memelukku dalam dekapannya, serpihan-serpihan
cinta mengiringiku melewati lorong-lorong
waktu.
Malam
ini….
Aku
sengaja menuliskan ini semua, dari hati, dengan rasa namun bukan cinta. Aku
sengaja, aku ingin kau tahu, kejujuran hati ini tak mampu jujur didepanmu.
Lewat kata-kata, mungkin tak menyembuhkanmu, mungkin sebaliknya, membuatmu semakin
terluka, sekali lagi maaf.
Jika ditanya soal cinta, aku tak berani menjawabnya,
dalam hatiku itu membuatku dilema, tentang cemburu aku akui itu ada dalam
diriku, untuk kesimpulannya pikir saja, maaf.
Kau dan diriku, mungkin tak pantas, dirimu yang jauh di
atasku, aku hanyalah manusia rendahan yang tak pantas mendapatkan impian yang
tingginya aku tak tahu ujungnya.
Masih
malam ini….
Aku
berfikir tentang tulisan “Hari ini kau menghiburku, Dengan tipu muslihatmu, Kau
luluhkan hati yang keras membatu”. Aku tak tahu, malam ini aku resah, gundah, gelisah, dan mata ini terasa basah, mungkin karena
ceritamu.
Peluh ini semakin membanciri yang kedinginan, aneh
bukan....? jika ditanya mengapa aku tak tahu jawabnya, getaran-getaran sunyi
menyingkap tabir dalam hati.
Jika kau sempat menuliskannya atau sudi menjawabnya, aku
ingin kau berkata atau setidaknya menyiratkan arti makna yang terkansung dalam
bait yang telah aku tuliskan. “Hari ini kau menghiburku,
Dengan tipu muslihatmu, Kau luluhkan hati yang keras membatu”.
Hari ini kau menghiburku
Menyelami, berlari di sudut-sudut
kehidupanku
Hari ini kau menghiburku
Mengajariku tersenyum lepas,
ikhlas dari hati yang suci
Hari ini kau menghiburku
Membawaku kembali
Menjelajahi masalalu
Hari ini kau menghiburku
Membawa inspirasi
Untuk melahirkan sebuah puisi
Hari ini kau menghiburku
Membuka lembar-lembar diary
Yang tersimpan rapi dalam hati yang sepi
Hari ini kau menghiburku
Memaksaku bercerita tentang cinta
Yang terpendam dalam gua kesunyian
“Hari
ini kau menghiburku
Dengan tipu muslihatmu
Kau luluhkan hati yang keras membatu”
Hari ini kau menghiburku
Menggoreskan cerita indah dalam kehidupanku
Hari ini kau menghiburku
Menuntunku, menelusuri peta kehidupanku
Hari ini kau menghiburku
Memberiku rasa, namun bukan cinta
Hari ini kau menghiburku
Mengajari tuk mencintai hari-hari
Agar hidup lebih berarti
Hari ini kau menghiburku……
Dan hari itu……
Kau ukir kata-kata
Dalam status dunia maya
Dan hari itu…..
Kau tetap memaksaku
Menungguku tuk bercerita
Sejarah dan masadepan cinta
Aku kangen
Aku rindu….
Namun hadirmu membuatku cemburu……
Sabtu 8 desember 2012
Bersambung......
Malam ini .........4
20/03/13
bagaimanapun, membaca diary seseorang adalah tindakan yang tidak dibenarkan.
ReplyDeletehehehe
Deleteiya" tp terlanjur eg...
trimz atas kunjungan n komentnya...
galauisme iki jenenge
ReplyDeleteClick to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.