Mawar
Tinta ini tumpah
di atas kertas yang tak bersalah,
cinta ini tumbuh
dalam hati yang keruh,
rindu ini hidup
pada jiwa yang sayup,
dan mata ini tunduk,
terpejam lelap dalam peluk,
rasa ini meluap membanjiri diarymu,
menggenang tenang dalam syahdu.
Mawar
Warnamu pejamkan mataku yang sayu,
memerah sembab tanpa sebab,
miris hati tergores duri.
Mawar
Hatiku luruh dalam kabut,
menyapa pagi yang selalu kau sambut.
Kata-katamu selalu kau sertai tawa,
tawamu membuatku tak bisa berkata,
dirimu bagaikan ilusi
membuatku terjebak dalam halusinasi.
Mawar
Kini kau hendak pergi,
namun sepatah kata tak kau tinggali
Senyummu takkan ku temu
Hilang tertutup merah warnamu
Mawar
hanya ingin dan hanya rasa
rentetan-rentetan kilas
balik kehidupan
seakan mengingatkan
telah terlalu banyak hal
yang terlewatkan
berpacu dengan waktu
dan semakin jauh dari yang
terdekat
0 komentar:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.